1. Nasi Basmati (1121 Sella / 1509)
India menguasai 70%+ pasokan basmati global. Tidak ada asal pesaing yang menandingi panjang butiran dan aromanya. CEPA India–UEA menjadikan pasar Teluk sangat menarik. Meningkatnya permintaan di Eropa dan Amerika seiring dengan berkembangnya diaspora Asia Selatan. FOB 2026: $680–800/MT | HS: 10063020
2. Psyllium Husk (nilai 85–99%)
India menguasai 85% pasokan global tanpa persaingan yang berarti. Meningkatnya penggunaan makanan fungsional, suplemen IBS, dan serat makanan secara global. Nilai dengan kemurnian tinggi mendapat nilai premium. Permintaan industri suplemen di Amerika dan Eropa meningkat. FOB 2026: $900–4.200/MT | HS: 12119024
3. Biji Jinten (Singapura Bold)
Harga menjadi normal dari rekor tertinggi tahun 2023 — jendela pembelian yang bagus. India memasok 65% jintan global. Layanan makanan Timur Tengah adalah pembeli terbesar dan paling konsisten. FOB 2026: $1.400–1.900/MT | HS: 09093129
4. Nasi Parboa IR-64
Kebijakan ekspor non-basmati stabil pada tahun 2025–26. India 30–50% lebih murah dibandingkan Thailand untuk kualitas setara. Afrika Barat berkembang pesat sebagai pembeli. Peluang volume terbesar bagi importir beras baru. FOB 2026: $370–410/MT | HS: 10063010
5. Biji Wijen (Alami)
India bersaing dengan Afrika dan Timur Tengah. Konsistensi kualitas dan kandungan minyak yang tinggi membuat wijen India disukai oleh para pengolah Asia. Permintaan wijen yang dikuliti meningkat untuk tahini, roti burger, dan makanan fungsional. FOB 2026: $900–1.100/MT | HS: 12074090
6. Jari Kunyit (Salem)
India menguasai 80% pasokan global. Tren suplemen kurkumin mendorong permintaan tingkat farmasi di AS dan Eropa. Harga menguntungkan pada tahun 2026 setelah koreksi puncak tahun 2023. FOB 2026: $900–1.300/MT | HS: 09103020
7. Kacang Tanah (Jawa/Tebal)
Kacang tanah asal Afrika menghadapi lebih banyak masalah aflatoksin pasca tahun 2022. Kacang tanah India dari Gujarat telah meningkatkan konsistensi kualitas. Meningkatnya permintaan dari Indonesia, Vietnam, dan Timur Tengah. FOB 2026: $900–1.100/MT | HS: 12024200
8. Bubuk Daun Kelor (Organik)
Ekspor tumbuhan India dengan pertumbuhan tercepat berdasarkan tingkat pertumbuhan nilai. Permintaan industri suplemen di Amerika dan Eropa meningkat. India dapat memasok produk organik bersertifikat dengan harga 30–50% di bawah harga suplemen merek Barat. FOB 2026: $2.200–3.200/MT organik | HS: 07099390
9. Toor Dal (Tidak Berminyak)
Pembeli kuat di Afrika Timur. Kapasitas pemrosesan kacang gude di India tak tertandingi secara global. Kelas non-berminyak lebih disukai di pasar Afrika, kini secara konsisten tersedia dari India. FOB 2026: $700–900/MT | HS: 07136000
10. Tepung Terigu Chakki (Atta)
Diaspora India di UEA, Inggris, Amerika Serikat, Kanada terus berkembang. Keunggulan kedekatan India dengan Teluk (transit 3–7 hari). Peluang private label berkembang seiring merek lokal melayani pasar diaspora. FOB 2026: $380–460/MT | HS: 11010000
